2 (Dua) Tahapan Pemeriksaan Mata

02.52

Pemeriksaan mata yang baik dilakukan melalui dua tahapan yaitu: pemeriksaan mata secara manual dan dengan mesin komputerisasi. Pemeriksaan mata secara manual mengutamakan informasi yang didapat dari sang pasien, seperti gejala dan riwayat mata apa saja yang pernah dialami, berikut pembahasan dari hasil pemeriksaan. Sedangkan pemeriksaan mata dengan komputer atau mesin, lebih mengutamakan kecepatan serta ketepatan dari proses pemeriksaan itu sendiri.

Kelebihan dari pemeriksaan mata dengan komputer adalah mampu mendeteksi kelengkungan mata dan fokus cahaya yang menciptakan bayangan pada retina dengan aman dan mudah. Ia juga menggunakan program canggih yang dapat mengkalkulasi ukuran lensa secara otomatis, sesuai dengan kebutuhan pasien.

Meskipun begitu, banyak penelitian yang menilai ketepatan dari mesin refraksi ini tidak cukup akurat jika dibandingkan dengan pemeriksaan manual. Hal-hal yang mempengaruhi ketepatannya antara lain: kemampuan pasien untuk beradaptasi dengan alat tersebut, adanya kesalahan (error) pada mesin, beberapa penyakit mata kronis yang pernah dialami pasien dan kondisi paska operasi mata.

Karena itulah sangat penting bagi seorang optisien untuk menguasai kedua jenis pemeriksaan mata. Jika optisien hanya mampu melakukan pemeriksaan melalui mesin refraksi lalu membaca hasilnya pada komputer, ia patut dipertanyakan kemampuannya. Seorang optisen yang berkualitas juga harus memiliki pemahaman yang cukup seputar organ mata, sekaligus dapat memberikan input tidak hanya berdasarkan teknologi, namun juga keahliannya.

Kircon Optik selalu menegaskan pentingnya dua tahapan pemeriksaan ini kepada seluruh optisiennya demi mendapatkan hasil yang lengkap dan tepat. Didukung dengan pelatihan yang ketat dan edukasi yang berkelanjutan, Kircon Optik menghantarkan pemeriksaan mata oleh optisien yang pakar dalam pemeriksaan manual dan juga komputerisasi.
Latest
Previous
Next Post »

Tuliskan komentar anda di bawah